Dede Farhan Aulawi Isi Ceramah di Majelis Taklim Mesjid Al Muslim Ciparay Bandung - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 28 Februari 2025

Dede Farhan Aulawi Isi Ceramah di Majelis Taklim Mesjid Al Muslim Ciparay Bandung



Bregasnews.com - “ Waktu begitu cepat berlalu, hari berganti hari, minggu demi minggu telah berlalu, bulan demi bulan hingga tak terasa Ramadhan pun datang. Insya Allah sebentar lagi kita akan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Bulan yang senantiasa ditunggu – tunggu oleh orang beriman. Bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa untuk orang beriman. Karena Allah sendiri yang memanggil orang-orang yang beriman untuk berpuasa dan beribadah di bulan Ramadhan “, ujar Dede Farhan Aulawi di Bandung, Rabu (26/2).



Hal tersebut ia sampaikan saat dirinya menyampaikan ceramah umum di Mesjid Al Muslim, kampung Manggun Lebak, desa Manggun Harja, kecamatan Ciparay, kabupaten Bandung. Menurutnya, bertepatan dengan akan masuknya bulan Ramadhan, ada beberapa sikap manusia dalam menyambut kedatangan bulan suci tersebut. 


Pertama, ada orang yang menyambutnya biasa-biasa saja. Ramadhan baginya tak lebih dari rutinitas tahunan. Tak ada perubahan apa-apa. Biasa saja. Hadirnya bulan kemuliaan baginya tak memberikan pengaruh sedikit pun, selain kenyataan ia harus berpuasa. Menahan lapar dahaga. Bagi orang seperti ini apa yang akan dilewatkan selama Ramadhan ini takkan membekas makna, takkan memberi pengaruh setitik pun.


Kedua, ada orang yang menanggapi secara sinis. Orang ini merasa berat ketika datangnya bulan suci. Ia malas melakukan ibadah. Baginya puasa itu berat, karena selama Ramadhan ia tak lagi bisa makan-makan secara bebas. 


Ketiga, ada orang yang begitu antusias menyambutnya. Ia begitu merasa istimewa di bulan berkah ini. Ia menyapa Ramadhan dengan kegembiraan karena keimanan dan keilmuan. Ia senang karena paham Ramadhan adalah bulan keberkahan. Bulan kemuliaan. Saat ganjaran kebaikan dilipatgandakan dan dijauhkan dari api neraka.


Terlebih jika mengingat usia yang menjadi rahasia Allah, karena tidak ada seorang pun yang tahu apakah kita bisa menyelesaikan Ramadha tahun ini sampai penghujung atau tidak. Semua makhluk yang hidup di dunia ini pasti akan berakhir dengan kematian, tidak ada seorang pun yang mampu menjadi manusia yang abadi di muka bumi ini, baik dia orang kaya, miskin, tua maupun muda, dan tidak ada seorangpun yang dapat menunda waktu kematian jika waktu itu telah tiba (al-A’raf :34).


Sesungguhnya kematian merupakan misteri bagi manusia. Tak seorangpun yang tahu kapan datangnya. Namun satu kepastian bahwa ajal (waktu kematian) seseorang sudah tercatat jauh hari di Lawḥul Maḥfuḍ sebelum manusia diciptakan. Dan ketika seseorang sudah tiba ajalnya, maka tidak bisa diajukan barang sesaat ataupun diundurkan.


“ Tak kurang dari 145 ayat dalam Alquran yang menyebut atau membahas masalah kematian. Tentang waktu kematian adalah rahasia Allah semata. Tidak ada yang tahu kapan, dimana dan bagaimana seseorang akan mati. Mudah – mudahan kita digolongkan menjadi hamba Allah yang sholih/ sholihah dan senantiasa ada dalam ridlo-Nya. Aamiin YRA “, pungkasnya.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman